Hukum Arisan, Monggo Para Sista disimak biar ga nyesel



Hai...


Sebetulnya ini bahasan lama yang mengangkat topik Arisan, Namun seorang kawan terperanjat mendengar hal ini. " Apa " ??


Artian Arisan dalam bahasa Indonesia yang saya dapat dari wikipedia,  Arisan adalah kelompok orang yang mengumpul uang secara teratur pada tiap-tiap periode tertentu. Setelah uang terkumpul, salah satu dari anggota kelompok akan keluar sebagai pemenang. Penentuan pemenang biasanya dilakukan dengan jalan pengundian, namun ada juga kelompok arisan yang menentukan pemenang dengan perjanjian.



Di Indonesia, dalam budaya arisan, setiap kali salah satu anggota memenangkan uang pada pengundian, pemenang tersebut memiliki kewajiban untuk menggelar pertemuan pada periode berikutnya arisan akan diadakan.

Arisan beroperasi di luar ekonomi formal sebagai sistem lain untuk menyimpan uang, namun kegiatan ini juga dimaksudkan untuk kegiatan pertemuan yang memiliki unsur "paksa" karena anggota diharuskan membayar dan datang setiap kali undian akan dilaksanakan.


Ini Tekapeh Nya : Yu...Arisan


" Termasuk teman-teman Akhwat, saya sarankan Berhenti Arisan " Kata Pembuka Ustadz Khalid Basalamah.

Arisan itu membuka pintu hutang. Secara Rasionalnya ditambahkan beliau,  misal ada sekumpulan orang yang berjumlah 20 orang termasuk kita  ingin mengadakan Arisan misalkan masing2 Rp. 1.000.000  rupiah, berarti terkumpul sebesar Rp. 20.000.000. Secara kebetulan misal kita keluar pertama di bulan pertama dapat uang sejumlah Rp.20.000.000, dihabiskan, beli ini itu. Tanpa disadari kita ternyata mempunyai hutang sebesar Rp.19.000.000.

Pertanyaan besar yang timbul, kalau misal kita meninggal bulan depan siapa yang akan menanggung hutang kita?? Itu jelas pintu hutang, diibaratkan kita menghayal beli barang tetapi dengan memakai uang orang terlebih dahulu.

Nah di jelaskan Ustadz Khalid Basalamah, Orang yang mendapat arisan terakhir Ialah Gharar, berharap setiap saat namanya keluar, akhirnya keluar namanya terakhir diibaratkan seperti membiayai orang lain semuanya dulu.

saya tambahkan sendiri Gharar atau al-gharar secara bahasa berarti al-mukhatharah (pertaruhan) dan al-jahalah(ketidak jelasan). Secara istilah jual beli gharar adalah jual beli atau akad yang mengandung unsur penipuan karena tidak adanya kejelasan suatu barang baik dari sisi harga, kwalitas, kwantitas, maupun keberadaannya.

Tekapehnya Gharar : www.ahmadzain.com


Poin penting Larangannya itu mnurut Ustad Khalid Basalamah ialah membuka pintu hutang. Ditambah kalau ada yang lari dari arisan itu sendiri akan menambah masalah, saran beliau jikalau mau berkumpul, kumpul saja pengajian. Jangan kita melampaui kapaistas, mau uang yang banyak dari arisan tanpa sadar meninggalkan hutang. 

Di Akhir Ceramah beliau meninggalkan pesan yang begitu mendalam. Dunia Itu sebentar, Kata Nabi " Dunia Itu bagaikan Musafir yang mampir dibawah pohon. Hilangkan penatnya lalu pergi habis itu."



Monggo kalo masih kurang jelas bisa tonton sendiri Videonya :


Related Posts

Add Comments


EmoticonEmoticon